Friday, 15 October 2010

Aurat kita...

Allah berfirman "Hai anak Adam! Sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu (bahan-bahan untuk) pakaian menutup aurat kamu, dan pakaian perhiasan; dan pakaian yang berupa taqwa itulah yang baik. Yang demikian itu adalah dari tanda-tanda (kekuasaan) Allah (dan rahmat-Nya kepada hamba-hambaNya) supaya mereka mengenangnya (dan bersyukur) "(7:26). Dalam ayat ini jelas perintah Allah untuk berpakaian berupa takwa, pakaian yang menunjukkan ketakwaan kita kepada Allah. Berpakaian takwa yang mana bukan saat menunaikan ibadah semata-mata, karena takwa itu harus ada setiap saat dan Allah itu Maha melihat.

Pada zaman yang penuh fitnah ini, kita dapat hilang banyak orang yang mengaku Islam tetapi berpakaian seperti tidak Islam terutama kaum wanita.
Apakah kita sudah tidak takut pada Allah dan Hari akhirat?
Apakah yang terjadi dengan iman kita?
Apakah kita telah lupa dengan azab Allah yang sangat dahsyat?

Ada hadis dari Abu Hurairah r.a. bahwa Rasulullah SAW bersabda:

"Ada dua golongan yang akan menjadi pengghuni neraka. Aku belum pernah meluhat mereka yaitu kaum yang memiliki cemeti cemeti bagaikan ekor sapi yang digunakan untuk memukul orang dan golongan kedua adalah para wanita yang berpakaian tetapi telanjang, berlenggang-lenggok ketika berjalan, menarik perhatian orang yang melihat mereka. Kepala mereka (sanggul / model) bagaikan bonggol unta yang senget. mereka tidak akan masuk surga dan tidak dapat bau wanginya. Sesungguhnya bau wangi surga dapat terhidu dari jarak perjalanan yang sangat jauh. "
(Riwayat Muslim no. 3971).
Hadis sangat jelas menyatakan azab Allah kepada para wanita yang tidak menutup aurat dengan sempurna. Wanita-wanita yang telah dijelaskan di dalam hadis ini, menunjukkan kebanyakan wanita-wanita masa kini, seperti berpakaian ketat, tidak menutup rambut dan bagian dada baik.

Sikap tidak menutup aurat ini sangat memberikan dampak negatif bukan saja kepada diri sendiri tetapi juga kepada orang lain. Sikap ini dapat menyebabkan wanita lain menjadi korban nafsu serakah pria yang durjana.
Wahai saudari sekalian, apakah Anda suka menjadi penyebab kekerasan terhadap wanita lain?
Wanita ini bagaikan mutiara, ia akan selamat jika berada dalam cangkang, jika terbuka cengkerangnya pasti akan dinodai orang.

Allah dengan jelas telah menyatakan tentang aurat wanita yang seharusnya, 
"Dan Katakanlah kepada perempuan-perempuan yang beriman agar mereka menjaga pandangan mereka (dari memandang yang haram), dan memelihara kemaluannya; dan janganlah mereka memperlihatkan perhiasan tubuh mereka kecuali yang zahir daripadanya; dan harus mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya dan janganlah menampakkan perhiasan (auratnya) kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka atau bapa mertua mereka atau anak-anak mereka, atau putra-putra suami mereka, atau saudara-saudara mereka, atau anak bagi saudara-saudara mereka yang lelaki, atau anak bagi saudara-saudara mereka yang perempuan, atau perempuan-perempuan Islam, atau hamba-hamba mereka, atau orang gaji dari orang-orang lelaki yang telah tua dan tidak berkeinginan kepada perempuan, atau anak yang belum mengerti lagi tentang aurat perempuan dan janganlah mereka menghentakan kaki untuk diketahui orang akan apa yang tersembunyi dari perhiasan mereka; dan bertobatlah kamu sekalian kepada Allah, Hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung. "
(S.Q.24:31)

Adalah kewajiban umat Islam untuk mematuhi hukum Allah yang seperti di atas. Jika dikatakan tudung, tidak hanya untuk menutup kepala, tetapi juga untuk menutup aurat di bagian dada. Jika dikatakan pakaian yang menutup kulit sepenuhnya, harus longgar dan tebal bukan ketat atau nipis sampai menampakkan bentuk tubuh. Sejarah telah menunjukkan bagaimana manusia telah terkena azab Allah karena melanggar perintah. Semoga Allah melindungi kita dari azabNya.

Hai saudara-saudara sekalian, sebagai seorang pria, seseorang itu tidak sepatutnya bersifat dayus dalam memastikan sempurna aurat istrinya, anak perempuannya, dan saudara perempuannya. Jika tanggung jawab ini tidak dilaksanakan, pastilah kita dalam kemurkaan Allah. Jelaslah kini, pria dan wanita sangat berperan penting dalam kiat ini. Mungkin seseorang itu akan berkata,
"Saya masih muda lagi untuk menutup aurat bila saya dah tua, saya akan menutup aurat".
Apakah kita telah lupa yang Allah yang menentukan hidup mati kita?
Apakah pasti kita bisa hidup lama untuk melaksanakan perintah Allah kemudian? Sesungguhnya pemuda mulai beribadah dan mengingat Allah pada usia mudanya, akan dinaungi oleh Allah di akhirat.

Marilah kita semua muhasabah diri dan bertobat atas segala dosa-dosa yang telah kita lakukan. Semoga Allah merahmati kita dan member naungan di akhirat kelak.
Amin .... 
Wassalam.

No comments: