Thursday, 25 November 2010

Bicara tentang Dia

Aku melihat mu kemarin, saat engkau memulai aktivitas harian mu.


Kau bangun tanpa sujud mengerjakan subuh



Kemudian, kau juga tidak mengucapkan 'Bismillah' sebelum memulai santapan, juga tidak sempat mengerjakan shalat Isha sebelum ke tempat tidurmu



Kau benar2 orang yang bersyukur, Aku menyukai nya



Aku tak dapat mengungkapkan betapa senangnya aku melihat tidak berubah cara hidupmu.



Hai Bodoh, Kamu milikku.



Ingatlah, kau dan aku sudah bertahun-tahun bersama,



dan aku masih belum bisa benar2 mencintaimu.



Malah aku masih pembencimu, karena aku benci Allah.



Aku hanya menggunakan untuk membalas dendam ku kepada Allah.



Dia sudah mencampakkan aku dari surga, dan aku akan tetap memanfaatkan sepanjang masa untuk membebaskannya



Kau lihat, ALLAH menyayangi mu dan dia masih memiliki rencana-rencana untukmu di hari depan.



Tapi kau sudah menyerahkan hidupmu padaku,



dan aku akan membuat kehidupan seperti neraka.



Sehingga kita bisa bersama dua kali dan ini akan menyakiti hati ALLAH



Aku benar-benar berterimakasih padamu, karena aku sudah menunjukkan kepada siapa yang menjadi pengatur dalam hidupmu dalam masa2 yang kita jalani



Kita tonton film 'porno' bersama, memaki orang, mencuri, berbohong, munafik, makan sekenyang-kenyangnya, bergosip, menghakimi orang, menghujat orang dari belakang, tidak hormat pada orang tua,



Tidak menghargai Masjid, berperilaku buruk.



TENTUNYA kau tak ingin meninggalkan ini begitu saja.



Ayo lah, Hai Bodoh, kita terbakar bersama, selamanya.



Aku masih memiliki rencana2 hangat untuk kita.



Ini hanya merupakan surat penghargaan ku untuk mu.



Aku ingin mengucapkan 'TERIMA KASIH' karena sudah mengizinkan ku
memanfaatkan hampir semua masa hidupmu.



Kamu memang sangat mudah dibodohi, aku menertawakan mu.



Saat kau tergoda berbuat dosa kamu menghadiahkan tawa.



Dosa sudah mulai mewarnai hidupmu.



Kamu sudah 20 tahun lebih tua, dan sekarang aku perlu darah muda.



Jadi, pergi dan lanjutkan lah mengajarkan orang-orang muda bagaimana berbuat dosa.



Yang perlu kau lakukan adalah mabuk-mabuk, berbohong, berjudi, bergosip, dan hiduplah se-egois mungkin.



Lakukan semua ini di depan anak-anak dan mereka akan meniru nya.



Begitulah anak-anak.



Baiklah, aku persilakan kau bergerak sekarang.



Aku akan kembali beberapa detik lagi untuk menggoda mu lagi.



Jika kau cukup cerdas, kau akan lari sembunyi, dan bertaubat atas dosa-dosamu.



Dan hidup untuk Allah dengan sisa umurmu yang tinggal sedikit.



Memperingati orang bukan tabiat ku, tapi di usia mu sekarang dan tetap melakukan dosa, sepertinya memang agak aneh.



Jangan salah sangka, aku masih tetap pembencimu.



Hanya saja kau harus menjadi orang tolol yang lebih baik di mata ALLAH.



Catatan: Jika kau benar2 menyayangi ku, kau tak akan memberi surat ini dengan siapa pun

email from my best friend..tq so much...

No comments: