Saturday, 12 May 2012

APA LAGI YANG BISA AKU KATAKAN

Apa lagi yang bisa aku katakan dengan perlakuanmu? haruskah aku menangis?....sedangkan aku sudah kekeringan airmata untuk menangisi perlakuanmu....bahkan hatiku turut sama menjadi kering dengan episod-episod tingkah lakumu...aku 'terbentuk'dengan perlakuannu yang begitu indah dan menyenangkan. Congratulation...cukup membanggakan, saban tahun aku diperlakukan sedemikian. Apa bila aku memohon dilepaskan dengan cara baik agar aku bisa mencari kebahagian sendiri, kenapa harus ditunda...kenapa harus aku melayari kehidupan sendiri tanpa batas waktu yang aku sendiri tidak tahu kapan dan dimana kamu  bisa membuat sesuatu keputusan yang menyenangkan hatiku. Sedarkah, dengan perlakuanmu itu, bisa membuat aku jadi seorang yang 'derhaka' dan ber'dosa' padamu, padaNYA, bahkan pada semua orang disekitarku. 
Apa lagi yang aku bisa katakan padamu, menilaimu...?

Merenung kembali kebersamaan kita yang sekian lama, terkadang membuatkan aku terfikir, kanapa aku begitu bodoh membiarkan diriku berada dalam genggamanmu sedangkan aku bisa melangkah jauh lebih baik bila aku tidak berada dalam genggamanmu. Kebosanan yang aku rasa semakin membelenggu diriku bila kesepian dinginnya subuh ini mencengkam jauh dilubuk hatiku. Sunyi dan sepi tanpa seorang yang aku cintai dan sayangi begitu menghiris hatiku. Kenapa aku harus berada dalam dosa bila aku bisa mengecapi semua itu dalam bentuk yang 'halal'? Semuanya berpunca darimu yang begitu ego memenjarakan aku dalam penjara cintamu. Apa lagi yang bisa aku katakan? Bebaskan aku...bebaskan aku...berulang kali aku memohon padamu dengan tulus ikhlas...cinta antara kita memang masih ada, tetapi untuk bersama, aku tidak merasakan indahnya cinta yang ada dihatimu.

Menoleh kebelakang melihat kepedihan yang aku rasa bila bersamamu terasa amat menyakitkan, bahkan jika bisa aku tidak ingin menoleh melihat semua apa yang pernah terjadi antara kita. Namun aku gagal berbuat demikian, semuanya kerana lorong dan langkahku masih melalui denai-denai yang kamu ciptakan. Kenapa aku harus melalui lorong tersebut sedangkan aku bisa melalui lorong yang lain. Jawabnya amat mudah...kamu adalah insan yang memang ditaqdirkan untukku tetapi kamu tidak menjagaku dengan sempurna bahkan tidak keterlaluan bila aku berkata ' kamu gagal menjalankan AMANAH yang telah diberikan padamu olehNYA'...salahkah bila aku berkata begitu? tanya dirimu, tanya hatimu, dimana kedudukan sekarang..dimana hakku sebagai manusia, dimana hakku dalam ISLAM....DOSAKAH AKU BILA AKU MEMOHON PADAMU UNTUK DILEPASKAN SECARA TOTAL TANPA ALASAN? apa lagi yang perlu aku katakan padamu? perlukah aku bersujud padamu untuk kebebasanku? kenapa perlu berdalih? kenapa perlu ada benci dihati untuk memohon kebebasanku?

Melihat dan melangkah kehadapan, aku memerlukan kekuatan yang luar biasa. Ada tangan-tangan yang rakus, yang harus aku hindari. Bahkan ada raksasa yang perlu aku elakkan dalam melalui lorong-lorong kehidupanku yang semakin abstarak aku rasakan. Aku tidak ingin menjadi mangsa kerakusan yang ada...aku tidak ingin raksasa memburuku cuma kerana nafsu dan dinar semata. Mampukah aku menghindari semua itu? sedangkan aku sendiri punya kerakusan tersendiri dan terkadang menjadi 'raksasa' yang menakutkan setengah mereka diluar sana...hehehehehe.....namun aku dengan mereka tidak serupa walau ada kesamaan. Yelah, secara jujurnya aku bukanlah seorang yang baik mana, kekurangan dan kelemahan yang aku ada terkadang menjerumuskan aku kelembah kerakusan. Semuanya berpunca darimu....insan yang bertopengkan CINTA DAN SAYANG PADAKU tetapi sebenarnya cuma menjadikan aku PIDANA yang tidak bersalah dalam penjara kehidupanku. Apa lagi yang bisa aku katakan padamu bila, perhubungan kita sukar untuk disimpulkan seutuh dulu. Apa lagi yang bisa aku katakan padamu bila cintaku tidak lagi buatmu...apa lagi yang bisa aku katakan bila aku telah bersama insan lain....apa lagi yang bisa aku katakan padamu bila hatiku milik insan lain. Perlukah aku jelaskan semuanya padamu. Lihatlah dalam mataku, jauh dilubuk sana, ada cinta dan sayang buat insan lain, lihatlah jauh didalam sana, aku bersamamu cuma kerana kita memiliki buah cinta yang sama...lihatlah jauh didalam sana, aku cuma seorang sahabat, kawan dan temanmu ketika ini...Jika kita bersama, mungkin cuma untuk mengusir rasa sepi yang ada dihatiku....

No comments: