Sunday, 20 May 2012

Semuanya salahku..maafkan aku

Aku fikir, aku terlalu kerap meluahkan apa yang terbuku dalam hati. Membiarkan orang lain menuduh aku seenaknya sahaja. Membiarkan orang lain menginjak-injak hak pribadiku dengan sewenang-wenangnya..Dulu aku begitu teguh berdiri dan berlari seroang diri. tiada hati yang perlu aku jaga. Meski aku menyukai seseoarang, namun aku tahu orang tersebut tidak mengindahkan perasaanku. Jauh sekali melihat jauh dalam hatiku. Terkadang aku merasa bahawa diriku adalah seorang pengemis yang menangih simpati dan belas kasihan dari seroang lelaki. dan semuanya berubah bila aku berpaling pada kenangan lama yang membuatkan aku merasa dihargai dan disayangi, lebih tepat lagi aku merasa dicintai. Dengan perhatian yang sekecil-kecilnya aku dapatkan dari kenangan lamaku membuai hati dan diriku dialam lain. Aku tahu ada hati yang terluka dan sakit hati. Lebih-lebih MAR..MENUDUHKU TANPA MELIHAT KENAPA DAN MENGAPA AKU JADI SEPERTI INI...katanya dia ingin aku berubah...berubah bagaimana yang dimaksudkannya. Bukankah aku kini telah berubah. hatiku berubah total. Kenangan lama membuai diriku...melambungkan aku diruang yang aku sukar untuk gambarkan. Perlukah aku ungkapkan segalanya tanpa memikirkan hati orang lain. Kononnya aku tidak jujur dan mempermainkan lelaki? Betulkah aku permainkan lelaki? bukan akukah yang selama ni dipermainkan oleh MAR...bukan selama ini aku jadi pungguk rindukan bulan? bukan selama ini aku seakan pengemis yang hina? bukan selama ini aku cuma perempuan yang tidak ada moral? bukankah semua itu yang MAR katakan pada kekasihnya di JOHOR SANA....mengunggkapkan semua sifatku yang jelek..
                                                                                  
Kadang-kadang aku tidak mengerti sikap MAR...katanya sayang padaku, tetapi bila dia bercuti balik Malaysia, aku memohon sangat padanya untuk bertemu, tetapi dia seakan enggan...kenapa ye? salahkah aku bila aku memohon pertemuan dengan orang yang kita sayang? atau dia tidak punya perasaan padaku. Cuma rasa terpaksa? Entahlah. Namun bila melihat komen-komen yang dilontarkan dalam facebook milikku, aku seperti anak kecil yang mendapat perhatian penuh darinya. Sehinggakan pergerakan dan pertuturanku dalam site tersebut menjadi janggal. Lebih-lebih bila komen-komen tersebut mendapat respon yang negetive dari kawan-kawan yang lain...wahhh...bangga juga, bila mendapat perhatian seperti itu. tetapi rasa rimas bila komen-komen itu seakan menelanjangi diriku. Aku tidak salahkan MAR...aku sedar semua ini adalah KESALAHANKU...biarlah, jika dia hendak membuat keputusan meninggalkan aku dan delete aku dari kehidupannya, aku PASRAH...bagiku semua itu adalah ketentuan dariNYA.  Aku menunggu MAR sejak dulu. Sabar dengan setiap perlakuannya. Namun bila aku xperesikan kegembiraanku bersama orang lain, dia seakan terkedu dan amat terpukul..aku tidak mengenali sikapnya sejujurnya. Atau aku buta dengan semua . Dulu aku amat berbangga dengan dirinya, nampak penyayang dan prihatin. Namun kini dia...entahlah..aku sukar untuk mengungkapkan segalanya. Kemungkinan aku yang silap tafsir terhadap dirinya. MUNGKIN DIA TIDAK SERIUS DENGANKU...mungkin juga dia tidak ingin menjadikan aku suri dalam hidupnya...mungkin dia cuma ingin menjadikan aku perempuan yang boleh dibawah tidur semata. huuuuuhhhhh!!!...semuanya serba kemungkinan. Aku malas memikirkannya. Aku serahkan padaNYA semata. Bagiku, meski pun kita genggam erat sesuatu, tetapi jika bukan milikku pastinya akan terlerai juga, namun meski pun sesuatu itu adalah milikku, pasti akan menjadi milikku jua, meski pun badai melanda. Semuanya aku serahkan padaNYA...                                                                                 

No comments: