Saturday, 30 June 2012

Aku rindu padanya

with my friend (zulk
Perjalanan keJohor memang meletihkan....lebih-lebih bila bersama mereka yang aku tidak gemar. Heheheheh...sori, bukanlah tidak menyukai mereka, tetapi kadang-kadang sikap sebahagian orang-orang disekeliling kita boleh memberikan sejuta rasa yang bisa memberikan mood yang kurang enak (wahhh..bahasa indonesia). Perjalanan yang panjang dan melelahkan ini sebenarnya merupakan satu hobiku sejak dulu. Bukankah aku ini seorang petualang yang unggul..suka berjalan..mengembara..mengenali orang dan sebagainya. tetapi perjalananku kali ini, merupakan perjalanan kerja bersama orang-orang yang aku kurang serasi. Namun mereka sebenarnya baik. Cuma aku yang merasakan kurang selesa bersama mereka..aku tidak merasa enjoy dan terhibur. semuanya kerana aku berurusan dengan individu yang sangat serius. Bukankah aku ini jenis yang happy go lucky, so bila aku berhadapan dengan mereka yang muka serius..aku jadi moody dan sedikit jadi insan yang pendiam..bahkan tidak keterlaluan jika aku sangat pendiam sebenarnya dalam perjalanan ini. Sehinggakan masaku banyak kuhabiskan dengan tidur. Sebenarnya bukan tidur yang lena..cuma tidur yang dipaksakan.


Jam 11 malam kami tiba diJohor. Setelah chek in dalam hostel, aku chek telepon bimbit. wahhh..banyaknya panggilan tidak terjawab. Pastinya 2 daripada panggilan itu aku kenal pasti dari orang yang aku sayang. Kesian dia, susah-susah mendail tapi aku tida sedar ada panggilan. Maklumlah dalam perjalanan aku cuma tidur je. Tiga daripada panggilan itu datangnya dari luar negara..siapa ye? aku jadi tertanya-tanya sebab nombor yang ada menunjukkan negara Austaralia dan England. Kalau diAussie, memang Dia yang selalu call dari sana...tapi kalau dari England, aku kurang pasti...mungkin kawan lama...orang india kelahiran Malaysia, adik menteri yang pernah mengejarku dulu? eeeeeeee...kalau dia, aku malaslah...aku memang kurang gemar dengan bangsa india ini. Bukankah mereka kurang ajar sikit..malas layan..tetapi harap-harap bukan dia yang membuat panggilan itu. Lalu nombor yang satu lagi..dari siapa ye? Fuhhh pening juga untuk mengingat nombor-nombor yang kurang mesra ini. Panggilan yang lain datangnya dari anak-anak dan kawan-kawan yang ada disekitar Semenanjung ini...menghubungi mereka semula dan meminta maaf sebab tidak menjawab panggilan mereka..yang lain aku cuma hantar pesanan ringkas...semuanya cuma untuk menjaga hati mereka. Namun yang sangat pasti aku rindu pada MAR..huhuhuhu....RINDU SANGAT!!!...tadi semasa melalui negerinya aku tiba-tiba teringat dia. Peristiwa yang menyakitkan hati bertandang lagi.. ahhhh biarlah...kesian dia..2 kali dia dail aku tapi aku tidak sedar pun. Bukan salah dia...semuanya salah aku...

wajah terbaruku.
Perhimpunan sukarelawan JPAM kali ini memang meriah. Setelah 2 tahun aku tidak aktiv dalam kerja-kerja sukarelawan ini...tahun ini aku kembali aktiv untuk memulakahkan kerja-kerja amal yang selama ini aku memang minat dan sangat terhibur melakukannya. Lebih-lebih aku sangat senang dan bahagia bila berjumpa kawan-kawan lama. Sekurang-kurangnya aku bisa melupakan masalah yang melandaku dalam menghadapi kesibukan ini. Bila berjumpa dengan orang-orang politik semula, rasanya aku ingin bersama dengan mereka semula untuk membantu mereka..tetapi aku tidak punya kesempatan waktu untuk melakukan semua itu. Pilihanraya semakin dekat. Pastinya mereka (orang-orang politik tengah melobi mencari pengruh) huhuhuhu...dunia.                                                                                                                 

Thursday, 28 June 2012

LAPAN PETANDA DIA ADALAH SOULMATE KITA


Dua manusia yang merasa saling berjodoh pasti memiliki ikatan emosional, spiritual dan fizikal antara keduanya. Hanya dengan menatap mata atau mendengar suaranya, kita akan merasakan getaran dan seolah ingin terus bersamanya. Benarkah seperti itu?

So, apakah ada petanda lain agar seseorang dapat merasakan bahawa sidia jodoh (soulmate) kita atau bukan? JOM KITA LIHAT!!!!

Petanda 1
Rahsia sepasang kekasih agar dapat memiliki usia hubungan yang panjang adalah dengan adanya saling kerjasama. Kamu dan dia selalu dapat saling membantu, dalam urusan remeh atau besar. Paling penting adalah kamu berdua selalu dapat melalui segala aspek kehidupan secara bersama-sama. Dan semuanya terasa amat menyenangkan meskipun tanpa harus melibatkan orang lain. Apakah kamu sudah merasakan perkara tersebut? Jika ya, selamat... kerana ada harapan bahawa dia adalah calon pendamping hidup kamu!

Petanda 2
Salah satu kriteria yang menentukan sesuai atau tidaknya dia sebagai jodoh kamu atau bukan, adalah kemampuannya bersikap bersahaja di depan kamu. Cuba sekarang perhatikan, apakah gerak-gerinya, caranya berpakaian, gaya rambutnya, caranya berbicara serta tertawanya mengesankan apa adanya? Apakah setiap ucapannya selalu tampak spontan dan tidak dibuat-buat? Jika tidak, maaf kemungkinan besar dia bukan jodoh kamu!

Petanda 3
Adanya deria batiniah membuat hati kamu berdua dapat selalu saling tahu..Dan bila kamu atau si dia dapat saling membaca fikiran dan menduga reaksi serta perasaannya satu sama lainnya pada situasi tertentu. Selamat! Sebenarnya dialah destini kebahagian kamu...

Petanda 4
Bersamanya dapat membuat perasaan kamu menjadi tenang, selesa dan tanpa perasaan tertekan. Berjam-jam bersamanya, setiap waktu dan setiap hari tanpa membuat kamu merasa bosan... Inilah petanda bahawa kamu berdua kelak akan saling terikat.

Petanda 5
Dia selalu ada untuk kamu dalam situasi apapun. Dan dia selalu dapat memahami situasi dalam hati kamu baik dalam suka dan duka. Percayalah pasangan yang berjodoh pasti tak takut mengalami pasang-surut, suka-duka saat bersama. Sekarang, ingat-ingat kembali. Apakah dia orang pertama yang datang memberi bantuan tatkala kamu dirundung musibah? Dia selalu faham saat emosi kamu terganggu? Dia tahu keadaan waktu anda sakit? Jika ya, tak salah lagi. Dialah orangnya...

Petanda 6
Dia tak terlalu peduli dengan masa lalu keluarga kamu, dia tak peduli dengan masa lalu kamu saat bersama kekasih terdahulu. Dia juga tak malu-malu menceritakan masa lalunya... Nah, kalau begitu ini bisa bererti dia sudah siap menerima kamu seadanya..

Petanda 7
Setiap orang pasti memiliki kekurangan, dan kamu tak malu-malu perlihatkannya pada si dia. Bahkan pada saat kamu tampil 'buruk' di depannya sekalipun, misalnya saat kamu bangun tidur atau saat kamu sakit dan tak mandi selama dua hari. Ataupun menceritakan sejujurnya kepada kamu tentang kelemahan dan kekurangannya... Nah! Kamu dan dia memangnya disuratkan untuk bersama!

Petanda 8
Bila merasa rahsia kamu bisa lebih selamat di tangannya daripada di tangan sahabat-sahabat kamu yang lain. Atau kamu merasa sudah tak dapat lagi menyimpan rahsia apapun darinya, maka berbahagialah! Kerana ini bererti pasangan sejati telah kamu temukan! Apakah kelapan² petanda di atas telah kamu temukan padanya?

Monday, 18 June 2012

Lembah dan Puncak

Perjalananku semakin jauh, langkahku semakin laju. Segala onak dan duri yang menghalang langkaku, semakin aku bisa terjah dan singkirkan. Wajah-wajah dan suara-suara sumbang yang kelihatan dan kedengaran aku nyahkan dari mindaku. Bagiku, semua itu cuma prasangka yang menjadi duri dalam daging kehidupanku. Aku semakin mendiamkan diri. namun diamku bukan bermakna aku mengalah. Diamku adalah mengatur langkah seterusnya, agar bagaimana aku bisa melangkau halangan yang ada dan tidak menyakitkan diriku sekaligus tidak melukakan orang lain. Aku tidak nafikan, bahawa perjalanan ini amat sukar berbanding hari-hari lalu. Kalau dulu aku cuma perlu mencari jalan pulang dan melalui landasan yang sebenarnya, namun kini aku bukan saja tidak menggunakan landasan yang sepatutnya bahkan aku mengharungi laluan yang beronak, berlopak bahkan berlumpur yang hampir menenggelamkan aku. Mujur aku dapat berpaut pada satu dahan yang kelihatannya tidak kukuh tetapi bisa menjadi penyelamatku dalam saat genting.

Ketika langkahku tersadung sebatang akar yang agak kukuh, kakiku 'berdarah' dan aku terjatuh menyembah bumi. Sakit, pedih dan melemaskan...bahkan hampir membunuhku. Mujur aku masih bisa merangkak dan berpaut pada ranting-ranting yang kecil tapi kukuh, lantas aku menjadikan ranting itu sebagai tongkatku untuk bangun semula dan bertatih meniti arus yang aku sendiri tidak tahu menghala keara mana. Kutelusuri lorong-lorong yang kelam dan kosong tanpa tujuan, cuma berpaksikan gerak hati dan naluri. Terkadang..dalam langkah kecil yang pendek dan kesakitan yang terasa, aku temui 'ular-ular' yang berbisa dan menakutkan. Aku perlahankan langkahku, kadang-kadang aku hentikan perjalananku dan mencari satu perlindungan yang bisa menyelamatkan aku dari serangan ular tersebut. Semuanya aku hadapi dengan sedikit pegangan agama yang aku miliki. Kerana aku tahu cuma DIA yang bisa melindungiku dari segala fatamorgana duniawi.

Langkahku kini semakin bertatih untuk menyeberangi lembah yang penuh lumpur. Aku harus bijak mencari jalan agar destinasi tujuanku ke puncak sana bisa berjaya dan menyenangkan hati semua orang. Biar tidak seorang pun yang terluka atau merasa rugi dengan apa yang aku capai. Jalan kepuncak memang amat mencabar.....melukakan kakiku...tetapi aku ingin sampai kepuncak itu, biar pun aku tahu disana aku akan temui seribu satu macam yang bakal melakarkan lukisan perjalananku.

Sunday, 3 June 2012

Hatiku masih disini

Aku tinggalkan negeriku disaat mentari tengah menyinar pantai Tg. Aru yang bening dan indah. Kutatap dan ku biarkan sinar itu menyentuh kulitku. Biar aku bertambah hitam dan kelam. Bukankah hitam itu adalah manis...Jauh disudut hatiku, ada terasa sendu yang mendalam. Sehingga detik ini aku dan Thamrin belum bisa menjalinkan hubungan persahabatan yang baik, meski pun kami memiliki anak yang sama. Aku jadi malas memikirkannya. Namun ingatan dan kenangan itu aku gagal untuk menghapuskannya. Aku tidak ingin bersamanya lagi....tetapi kenapa dan mengapa dia sentiasa mengekori pergerakanku. Bukankah aku bukan isterinya lagi...lalu untuk apa kami bersama? Aku sudah bosan dengan kehidupan bersamanya yang membelenggu diriku Pagi yang indah ini menjadi kelam bila dia menjadi duri dalam daging kehidupanku. Aku tidak membenci dia, jauh sekali untuk tidak bersahabat dengannya. Tetapi aku tidak bisa menerima dia dalam kelangsungan kehidupanku...Hatiku dan moodku tiba-tiba menjadi tidak menentu...

Aku nikmati indahnya panorama negeriku, seolah aku tidak akan melihatnya kembali. Kota Kinabalu memang kota yang paling indah dan permai dimataku berbanding tempat lain. Sejauh mana pun aku melangkah pergi, aku, inilah kota yang amat aku kagumi, nutural, hijau, damai dan hangat. Sehangat hatiku ketika ini. Hangat-hangat suam...hehehhe..Pastinya dalam beberapa bulan ini aku semakin rindu dengan negeriku, terutama dengan orang-orang yang aku sayang. Aku melangkah pergi dari sini dengan hati yang amat kosong. Semuanya aku tinggalkan dinegeriku. Jika bukan kerana tugas, aku tidak ingin kembali ke Tanah Malaya. Disana aku terasing, ada wajah-wajah dan hati yang menantiku, namun aku tidak menyimpan mereka dalam kedudukan yang istimewa. Normal dan kosong. Bagiku, tiada apa yang perlu diteruskan. Aku akan memohon kepada kementerian, untuk kembali kenegeriku satu hari kelak. Kerana disini segalanya indah bagiku.