Wednesday, 17 October 2012

Salahkah??????



Tiba-tiba aku merasa sedih bila mendengar khabar yang Thamrin akan bernikah dengan orang lain. Kenapa? adakah aku masih sayang dan cinta padanya? kalau tidak, mengapa ada rasa sedih dan cemburu bertandang dalam hati. Bukankah aku yang meninggalkan dia? bukankah aku yang membuat dia pergi dari hidupku? untuk apa lagi aku merasa sedih dan hiba? Bukankah antara kami telah berakhir segalanya. Tuhanku, berikan aku petunjukMU. Sekian lama aku bersamanya, akhirnya dia akan bersama orang lain. Pilu dan sedih bermain dalam hatiku. Aku tidak tahu, bagaimana aku harus ungkapkan perasaan ini dalam bentuk tulisan. Lebih-lebih lagi aku tidak tahu bagaimana aku akan luahkan gelodak hatiku dalam bentuk lisan. Semuanya serabut dalam hati.

Bohonglah, jika aku tidak sayang padanya. Dia lelaki pertama dalam hidupku, melayari kehidupan bersamanya penuh suka dan duka. Sukar untuk aku nyatakan, mana yang lebih banyak, suka atau pun duka. Yang pasti aku dikurniakan buah hati darinya ~~anak yang baik. Melayari kehidupan bersamanya memang banyak cerita yang indah, bahkan tidak kurang keindahan itu terkadang bahkan seringkali disulami dengan kepahitan, asam garam kehidupan anak-anak Adam dan Hawa. Tetapi aku justeru amat merasa bahagia dengan keadaan itu meski pun aku seringkali merasa sangat terpukul dengan sikap dan tingkalaku yang dia ada. Semuanya aku pendam, demi kegembiraan dan kesinambungan kehidupan yang sukar untuk diceritakan. Hanya aku yang tahu dan mampu merasakan bagaimana perjalanan itu bersamanya. Aku tidak pernah kesali semua ini...jauh sekali untuk merasa tersiksa bersamanya. Aku pasrah, sepasrah aku bila bersamanya satu ketika dulu tanpa restu orang tuaku. Dulu aku pernah bermimpi untuk sehidup semati bersamanya. Tak akan ada orang lain dalam hidupku selain dirinya. Maksudku lelaki lain. tetapi dia telah mengajar aku untuk menjadi curang bila dia yang menjalinkan hubungan dengan wanita lain.  Fuhhh....cinta yang bersulamkan dendam, memang bukan satu langkah yang baik, namun itulah sebahagian cerita yang ada dalam liku kehidupanku bersamanya. 

Aku tidak tahu, sama ada aku harus mendoakan kebahagiannya atau aku harus mendoakan agar dia tidak berjaya melangsungkan pernikahan itu. Heheheh...gila..aku bagaikan orang gila bila harus berfikiran negetive seperti itu. Seharusnya aku tidak perlu berfikri seperti itu....aku harus berfikir positive, agar semua menjadi indah. Tuhan pasti ada sebab tersendiri mengapa semua ini terjadi....sebagai hambaNYA aku harus menerima ini sebagai taqdir. Ada hikmah dibalik semua itu. Bukankah, bila tuhan mengambil sesuatu dari kita, DIA akan menggantikannya dengan yang lebih baik. Ye, aku yakin dan pasti, semuanya tuhan telah atur dengan cantik sekali untuk kebaikan HAMBANYA sepertiku yang amat kerdil.
riana67

No comments: