Penulis : Hesti Pratiwi 

Seks juga perlu pembelajaran untuk saling mengeksplorasi tubuh dan kesenangan bersama pasangan Anda. Jangan sabotase hal itu dengan memalsukan orgasme.
KOMPAS.com - Dengan alasan menyenangkan pasangan banyak perempuan yang terpaksa berpura-pura mencapai orgasme, begitu hasil penelitian dari Temple University. Faktanya terungkap 60 persen perempuan setidaknya pernah berpura-pura klimaks satu kali.
Ada banyak alasan perempuan berpura-pura mencapai kepuasan saat melakukan hubungan seks. Mungkin saja, saat itu orgasme tak bisa dicapai karena perempuan dalam keadaan lelah, banyak pikiran, cemas atau stres.
Beberapa perempuan juga mengalami nyeri selama hubungan seksual, sehingga mereka memalsukan orgasme untuk segera mengakhiri seks. Sebenarnya hal ini boleh tidak sih, dilakukan dalam hubungan suami istri?
Tahukah Anda bahwa tidak pernah berpura-pura mencapai orgasme justru membawa manfaat baik untuk hubungan Anda. Seks bukan sekadar menjaga ego pasangan Anda. Ini soal komunikasi, ekspresi dan eksplorasi cinta tanpa kata-kata.
"Pasangan Anda tidak akan terluka jika Anda tak mencapai orgasme," kata Ian Kerner, konselor seks. "Pasangan Anda akan jauh lebih mungkin untuk terluka jika tahu Anda telah berpura-pura puas."
Isadora Alman, seksolog mengatakan satu-satunya jalan mencapai orgasme adalah untuk membicarakannya dengan pasangan Anda tentang hal ini. Terutama jika Anda sudah pernah berpura-pura mencapai orgasme. Jangan tunggu hal ini menjadi sebuah kebiasaan.  
Katakan padanya, bahwa Anda tidak mencapai orgasme bukan berarti tidak mencintainya atau menganggapnya tak menarik. Katakan juga bahwa hal ini bukan berarti dia seorang pasangan yang tidak baik. Jelas juga bukan karena Anda tidak puas dengan ukuran Mr. P.
Jika Anda tahu hal yang bisa memuaskan Anda, sebaiknya ceritakan pada pasangan Anda. Biarkan pasangan Anda mencoba hal-hal yang Anda sukai. Misalnya Anda membutuhkan foreplay sedikit lebih lama atau Anda bisa sangat menikmati seks bila kamar dalam keadaan rapi dan bersih. Apa pun itu, ungkapkanlah. 
Ahli juga menyarankan tak perlu malu atau takut mengakui, kalau selama ini Anda tak pernah merasakan orgasme sekali pun. Pasangan yang penuh perhatian akan dengan senang hati membantu Anda mencari tahu penyebabnya dan bersama-sama memecahkan solusinya.
Krener menegaskan, "Setiap kali Anda memalsukan orgasme, Anda justru merampas momen pembelajaran keintiman dengan pasangan.”
Bukankah Anda menginginkan sebuah kejujuran dalam hubungan, lalu kenapa Anda harus berbohong kepadanya? Seks adalah sebuah kegiatan intim yang hanya Anda berdua pasangan miliki. Seharusnya menjadi momen penuh keterbukaan serta kejujuran untuk saling mengungkapkan perasaan terdalam.
__._,_.___