Friday, 1 February 2013

Cuti..rindu, sengketa dan cinta

Cinta sampai mati?
Aku cuti pertama tahun ini seawal 23 Januari...namun aku tersadai dua hari di lapangan terbang KLIA 2 hari...letih dan sedih bersalut menjadi satu..24 Januari aku turun KL untuk chek in cari tempat tidur...macam biasa, aku mestilah mencari tempat yang selesa dan selamat bagi keselesaan diriku meski pun aku harus korbankan beberapa ratus ringgit duit saku yang aku ada. Biarlah..asalkan aku selamat dan lena...boring dan dan sepi menjadi temanku..dan 25 Januari aku melangkah pergi meninggalkan tanah Malaya ...menjejakkan kaki semula di negeriku, negeri bawah bayu yang aku rindu dan cinta...nyaman dan bahagia meski pun aku terpaksa menunggu lama hampir 3 jam untuk dijemput oleh suami tercinta..aku tahu dia letih dan sibuk, tetapi kemungkinan dia ingin menyenangkan hatiku , dia terpaksa juga memenuhi keinginanku untuk dijemput di terminal udara. Melihat keletihan dimatanya rasanya cinta dan sayangku padanya semakin membara, meski pun panas baran yang dia ada cukup memukul jantung hatiku....Kucupannya padaku di pertemuan pertama dalam tahun ini amat bermakna disanubariku...sejuk dan damai dalam jiwaku...memadamkan seluruh kepanasan yang membara selama ini...Pertemuan pertama ini menggelora dan gairah menjadi satu, tsunami dalam jiwa, membara dilautan waktu subuh..indah dan menyakitkan (sebenarnya) kerana kebersamaan ini tidak menjanjikan untuk kami saling memiliki seutuhnya...risiko share suami dengan orang lain..ada yang harus aku korbankan..huhuhuhuhu..

biar sepi , tetap maintain geng...
Menyusuri hari-hari bersama suami dengan segala kekurangan yang aku mencoba untuk terima dan memahami cukup menjadikan aku seorang yang sabar dengan tingkah laku yang Mahrin cuba perlihatkan padaku segala yang tersembunyi selama ini..aku terkadang terkedu dengan semua yang dia ada...sikapnya yang luar biasa dan bahasa yang digunakan untuk komunikasi denganku amat berbeza dari hari-hari yang lalu..kenapa? ada apa sebenarnya? Paling ku terkejut bila dia melafazkan bahawa dia sebenarnya tidak terdaya dengan situasi yang ada...mmmm so what..kenapa dia menempuh semua ini jika dia tidak terdaya memikul beban itu..lagi pun aku tidak memberikan dia beban dari segi kewangan dan nafka zahir..aku tidak tuntut semua itu...jika dia bagi..aku ambil..jika dia tak mampu aku diam..selama ini aku pun belum pernah mempersoalkan semua itu...mendengar kata-katanya, bagiku itu adalah 'bom' jangka yang aku telah perkirakan sebelumnya, jauh sebelum ini aku telah duga bahawa ini akan bakal terjadi. Justeru itu , aku memohon padanya dengan baik untuk melangkah pergi, namun, jawapannya ' tidak, aku tidak akan biarkan kamu pergi' so kenapa kata-kata itu harus dilontarkan...untuk pendengaranku...bukankah aku ini wanita yang bukan mudah untuk bertahan...keputusan telah aku ambil...dan secara perlahan-lahan aku akan pergi...title sebgai isterinya aku masih pegang...dan ..simpan...biarlah..tapi aku harus pergi..aku punya maruah tersendiri..dan aku akan pergi sebelum orang meninggalkan aku..itu prinsipku sejak dulu..sebelum ditinggalkan...aku harus meninggalakan...sebelum dikecewakan aku harus memberikan dia rasa kecewa...biarlah orang kata aku wanita jahat...untuk apa aku bertahan jika cuma untuk sex..huhuhuhu..sex ada dimana-mana...jika aku mahu..anytime..anywhere.. aku boleh dapat ..cuma aku bukan jenis yang sedemikian...sex dan cinta bagiku harus ada pada masa yang sama...jika cuma sex je..baik jadi pelacur..tak ada rasa cinta boleh kangkang dengan semua lelaki..huhuhu..sadis...semoga tuhan tidak memberikan aku nasib sedemikian...

maintain geng...alwayz smile..biar hati pedih
Memasuki minggu kedua percutianku, memberikan aku peluang bertemu dengan mantan suamiku, Thamrin, jauh disudut hatiku ada rasa simpati dan sayang dalam jiwaku untuknya namun aku tidak perlihatkan kerana aku adalah isteri pada lelaki lain, maruah dan harga diri sebgai isteri orang aku harus jaga..bagaimana pun aku sengketa dengan suami, aku harus bersikap sebaik mungkin sebagai seorang isteri...hak-hak suamiku harus aku pelihara...Rasa ingin mengalir airmata melihat kehidupan bekas suamiku...yelah..aku dan dia pernah berkongsi segalanya selama berpuluh tahun...siapa yang tidak tersentuh hati melihat segalanya...aku luangkan masa kembali ke Kota Kinabalu, kota yang memberikan aku sejuta kenangan yang lampau...biar pun aku kesepian dan keseorangan namun anak bujangku , Shahriansyah menemaniku, ada sedikit ruang yang menggembirakan...aku menguruskan semua hal-hal yang berkaitan dengan pribadiku. Semoga tuhan mempermudahkan segalanya....semoga minggu berikutnya dalam percutian ini menjanjikan kebahagian yang tidak terkata..ehheheh..harapan dan doa itu sentiasa bermain dalam jiwaku...terutama antara aku dan suami....

hati kena hepi
Dalam percutian ini ingatan pada MAR  tentunya tidak terlepas...aku tahu, dia sentiasa ada dalam mindaku (myb sebagai kawan)...aku sendiri tidak tahu bagaimana aku harus hilangkan dia dalam jiwaku...cukup parah sebenarnya...aku mencoba untuk menafikan apa yang ada dalam jiwaku untuk sebuah nama MAR. namun, semuanya aku serahkan pada ILAHI..bagiku, jika DIA menghendaki lain..pastinya ada jalan menujuh kearah itu..namun taqdirku siapa yang tahu, kecuali DIA YANG MAHA KUASA...aku sangat menanti panggilan darinya sebenarnya..ingin mendengar suaranya..ada lagike...nilai-nilai yang aku banggakan selama ini dalam dirinya...entahlah...3 hari lepas khabarnya dia ada call, namun aku tidak berkesempatan untuk menjawabnya..maklumlah aku sibuk dengan urusan...entalha..biarlah..aku tidak bisa mengharap jauh...lagi-lagi aku adalah isteri orang..kenapa aku harus menanti penggilan seorang lelaki lain? huhuhu...jahatnya aku...tuhanku...lindungi aku dari segalanya....


Nukilan :
Kembara Tawau
Kota Kinabalu  Sabah
1 Febuari 2013
6.09 petang.
 
riana67

2 comments:

Lina md. munir said...

Berkongsi kasih..., hanya mereka yang mengalami saja yang tahu pahit manisnya situasi ini. Berat mata memandang berat lagi bahu yang memikul. Tapi ini lah ujian Allah swt hanya kepada hambanya yang kuat untuk menanggung dugaan berat ini. Berbanggalah bila kita dipilih oleh NYA. Salam kenal Zutraini dan terima kasih atas add nya di G+.

RIANA67 said...

thnk Lina..atas responnya...salam kenal jg dan terima ksih sudi mnjadi teman maya saya