Friday, 3 May 2013

Setahun yang lalu

Seminggu baru aku update entry blogku..bukan malas..cuma rasanya tak ada cerita yang menarik untuk aku kongsikan bersama pengunjung setiaku. Sudah seminggu juga aku berada di daerah kelahiran suamiku. Mengunjungi daerah ini bermakna aku harus membataskan langkahku kemana pun aku pergi. Terlalu banyak mata yang harus aku elakkan..terlalu banyak hati yang harus aku jaga. Kebebasan yg dulu adalah milik mutlakku kini menjadi batas dan penyebab kelangsungan kehidupanku bersama suami...Aku terpaksa akur dengan cara ini, kerana hanya dengan cara ini aku bisa bersama suami...3 hari aku meluangkan masa bersama ibu mertuaku...seorang wanita tua yang tabah dan berhemah...bukan sahaja aku menyintai anaknya sebagai suami, tetapi aku menyintai wanita ini sebagai ibu kepada lelaki yang aku cinta...kelihatannya wanita ini amat menyukaiku...membandingkan aku dengan menantunya yang lain..hehehhe...betapa aku ingin hidup seribu tahun lagi jika dalam situasi demikian.....TUHANKU...aku bersyukur padaMU kerana memberikan aku seorang ibu mertua yang cukup memahiami....aku sebenarnya tersipu malu dengan diri sendiri, mengenangkan diriku dalam kedudukan kongsi suami dengan wanita lain...apa lagi perhatian ibu mertuaku cukup baik padaku berbanding pada madu-maduku yang lain...Anugerah yang cukup indah...


Hari ke4 aku di daerah ini baru aku khabarkan pada suami bahawa aku berada di daerahnya..bukan apa, aku sengaja merahsiakan kedatanganku demi untuk meluangkan masa bersama ibu mertuaku...Maklumlah, suami tidak membenarkan aku terlalu akrab dengan ibunya...entahlah..kenapa.. aku sendiri pun tidak dapat memahami mengapa suamiku bersikap demikian. Tentunya ada sebab yang tersendiri, tanpa perlu aku tahu. Bersama suami rasanya menyusuri lorong-lorong yang penuh duri..aku mencoba untuk bertahan, kerana dia adalah pilihan terakhirku...bagiku pahit manis bersamanya aku harus tanggung dan terima seadanya. Aku tidak bisa meluahkan rasa kecewaku pada sesiapa...lebih-lebih pada anak-anakku. Aku tidak ingin orang akan beranggapan bahawa aku menyesali perkahwinan ini...bagiku aku harus telan dan mamah semuanya...kepahitan..kemanisan..semuanya adalah anugerah dariNYA...Aku terpaksa berkorban rasa dengan sikap isteri pertamanya..seandainya aku berada dalam kondisi seperti dirinya (maduku yg pertama) aku pun akan bersikap sedemikian..bahkan lebih lagi (kemungkinan) Siapa juga dalam dunia ini yang sanggup membenarkan suami bersama wanita lain...? rasanya tak ada...termasuk aku...huhuhuhu...Hari ini genap setahun aku bersama suamiku...melayari kehidupan sebagai suami isteri dan sahabat...2 in 1...hanya tuhan yang tahu betapa aku menjadi seorang yang hipokrit dalam kehidupan ini sepanjang bersamanya. Hari-hari bersamanya memang cukup indah dan membahagiakan, namun terkadang cukup memeritkan dan menyakitkan lebih-lebih lagi jika suhu kemarahan panas baran miliknya menjadi santapan dalam kehidupan kami...namun satu yang pasti..dia sayang dan cinta padaku, demikian juga aku...dan terkadang juga dia cukup menakutkan..bahkan terkadang juga diam inginkan aku dan dia menjalani kehiudpan masing-masing...dan aku pun demikian..terlalu sering memnita perpisahan, meski pun dalam hatiku, aku tidak inginkan sedemikian...Wahhhh!!!...inilah realiti kehidupanku...sangat mencabar dalam usia yang masih muda. Ada teman memberikan pendapat bahawa berkongsi suami itu adalah anugerah..tidak semua orang dapat anugerah ini dan tidak semua orang bisa menjalani kehidupan ini...huhuhu...motivasi diriku.....

Meluangkan masa bersama suami kali ini sedikit tercalar...namun masih penuh dengan keindahan...hari-hari bersamanya amat bermakna...bisa masak untuknya..bisa ketawa untuknya....masih ada seminggu lagi aku akan bersamanya...semoga hari-hari mendatang menjanjikan seribu kemanisan....Tuhanku, aku ingin hidup bersamanya sehingga akhir hayatku, meski pun aku tahu di sudut hatiku ada insan lain yg sentiasa hadir dan tidak jemu untuk bertandang...aku akan belajar untuk mencoba melupakan insan ini...demi kebahagianku kerana aku tahu dia tidak pernah memberikan aku ruang dan peluang utk bersamanya...MAR...nama yang cukup sinonim utkku...huhuhuhu....
riana67

No comments: