Sunday, 2 June 2013

Hujan dan airmata

Awal Jun pertengahan tahun 2013....derasnya hujan turun petang ini seakan mengiringi derasnya airmataku jatuh kepipi yang sedikit berkedut. Alangkah indahnya jika dalam kesejukan hujan ini aku bersama orang yang aku sayang dan cinta. Berada dalam pelukannya...heheheh...angan-angan yang tidak bakal kesampaian. Apa yang nyata, airmata adalah teman yang setia dalam kehidupan sejak akhir-akhir ini...Persoalan dan permasalahan tidak pernah menjauh dari duniaku. Hukuman dari Tuhan atas dosa lalu atau cobaan dariNYA. Mengujiku dalam menghadapi kehidupan yang penuh ranjau. Aku bukan bosan dengan segala apa yang aku alami, cuma aku terlalu letih, penat untuk memikul beban yang sekian lama aku galas...dari satu episod kesatu episod aku mainkan dengan baik. terkadang aku sukses..dan tidak kurang aku menga hadapi kegagalan dalam membawakan watak-watak yang aku sendiri terkadang malu untuk menontonnya.. Inilah kehidupanku yang penuh dramatik dan misteri.. Tidak ada seorang pun yang mampu mengungkapnya, bahkan aku sendiri terkadang tidak memahami apa yang aku alami.. Cuma airmata menjadi teman setia dan pengubat segalanya.. Mujurlah aku ada airmata...ehheheh...

Hujan lebat ini membuatkan aku merindukan seseorang yang jauh...bukan sahaja jauh dari hidupku bahkan jauh dari hatiku. Entah dimana dia ketika ini. Bahkan laman sosial yang menghubungkan aku dengan dia tidak lagi ada. Sudah terhapus dan aku jadi penunggu untuk mendapat izin darinya menjadi temannya...kemana dia...menghilang? kenapa dia menjauh...kenapa dia menghindar dariku...MAR...nama yang hidup dalam jiwaku. Pastinya hujan-hujan ini adalah permainan dalam kehidupannya dialam pekerjaannya sana (katanya, kalau hujan mereka mengharungi jua. Dimana dia ketika ini....

Hujan ini mengiringi airmataku yang asyik keluar sejak awal pagi tadi. Semuanya gara-gara seorang lelaki yang bergelaar suami. Suami? hehehe...aku bersuami namun tidak memilikinya dan aku tidak punya apa-apa hak pun dalam memegang status seorang ...status seorang isteri hanya layak aku pegang jika inginkan SEX...itu pun bagaikan seorang pengemis..huhuhuhu...Betapa sadisnya kehidupanku. Berselindung dibalik perkhawinan hanya untuk mendapatkan sex halal...fuhhhh!!!!...dunia memang panggung sandiwara...katanya  perkahwinan ini kerana cinta, cinta yang lama berputik kembali, nyatanya bohong belaka...palsu...Betapa rapuhnya ayat yang bernama cinta...boleh dimanipulasi sesuka hati. Kenapa mesti begini? akukah yang salah atau bagaimana? Dan untuk sekian kalinya aku menyatakan perpisahan lagi, meski pun hatiku tidak ingin perceraian itu terjadi...namun jika keadaan tidak memungkinkan..buat apa bersama jika hati dan badan rasa tersiksa....dia merasa terpaksa bersamaku dan aku pun tidak merasa puas atas kebersamaan ini...perlukah diteruskan jika ada hati yang tersiksa? Apa lagi yang menjadi temain setia jika bukan airmata?

Minggu depan aku akan pergi...meninggalkan segalanya....aku tidak perlu menoleh kebelakang untuk mencari kesalahan siapa dalam percaturan kehidupan ini...


riana67

No comments: