Tuesday, 26 February 2013

Wajah terkini ~~~Januari - Febuari 2013



 kadang-kadang cermin wajah, menggambarkan gelodak jiwa yang tersembunyi, kehidupan penuh dengan sandiwara, lakonan semata, namun jendela hati melalui mata adalah gambaran segalanya.
Rintihan hati, cuma diri sendiri yang bisa merasakan, bagaimana perjalanan ini terkadang mengguris hati, berkorban utk org lain tanpa memikirkan jiwa sendiri, sinaran mata adalah gambaran segalanya
 Lakonan kehidupan terkadang terpaksa dipamerkan, bukan untuk  membohongi diri sendiri, namun utk menghindari sengketa yang tidak dijangka. Senyum bukan bermakna bahagia,
 Penantian sebuah kebahagian umpakan menati satu penerbangan menuju destinasi yang sukar digambarkan ....perjalanan yang indah tentunya ditentukan oleh situasi cuaca...
 Senyum pancaran keindahan hati, senyum dibibir harus mata ikut tersenyum
 Wajah yang matang, tegas dan simpati bukan gambaran naluri ..jiwa...dalam hati pasti ada taman
 Kesendirian dalam perjalanan, mematangkan diri dan jiwa...meski usia diambang senja, wajah harus ceria demi memperlihatkan 'watak' muda yang menjadi dambaan...hehehehe..perasan geng!!!
 wajah tanpa secalit makeup, gambaran keikhlasan dalaman yang unik dan tersendiri, kesederhanaan dalam segala hal, merupakan intipati jiwa yang tenang
 Garis-garis usia gambaran , senja semakin berlabuh dan menutup tirai
 Relex dan kesegaran perlu bagi memberikan wajah dan minda sentiasa awet dan segar
 Belaian jiwa, belaian minda...belaian hati, aramaiti kita...
 Senyum bisa menutup segala yang bersarang dalam jiwa, senyum lontaran hati yang paling dalama
 Bisikan jiwa, bisikan hati, lontaran mata...adalah lakaran kehidupan yang telah berlalu
 Mata adalah jendela hati...
 Sosial perlu ada dalam hidup, santai dan damai, santapan jiwa yang kosong
 Wajah seorang nenek...hehhehe..aku adalah nenek muda (woiii..perasanlah geng)
 Original dan seadanaya,
 Lakonan semata buat hati yang terluka
 Sendu dan kecewa dgn lingkungan...pasrah adalah kesabaran jiwa
 Biar wajah berkedut...jiwa sentiasa segar..ehhehehe...begitu bahhh...
Akhirnya senyum adalah hadiah buatmu, dariku yang jauh...aramaiti kita selamanya...teman selamanya...
riana67

Kehilangan

Tiba-tiba aku rasa seperti kehilangan bila dia menjauhkan diri dariku. Aku tidak tahu kenapa aku harus berperasaan sedemikian, sedangkan selama ini aku telah mengambil keputusan untuk menjauhkan diri darinya seutuhnya sejak aku menjadi hak orang lain. Namun perasaan itu sukar aku nyahkan dari jiwaku, kenapa? kenapa mesti ada dia dalam jiwa ini?...kenapa aku tidak mampu untuk hilangkan dia dari jiwaku, bukankah aku telah membuat keputusan jauh sebelumnya bahawa aku akan lupakan dia, melupakan segalanya sejak dia asyik menghinaku...menjadikan aku seakan perempuan paling hina dalam dunia ini...makanya aku berpaling pada yang lain. Mengutip dan mencari cinta lama yang tidak kesampaian dan kini aku menjadi miliknya....Kehilangan itu terlalu pedih aku rasa...kerana mungkin aku terlalu sayang padanya (sebagai seorang sahabat). Aku pasrah, namun aku seperti orang kebingungan dengan situasi ini...

Bila aku menilai perasaanku padanya, kesimpulan yang aku dapat cuma ' dia benci dgnku' aku tidak ada ruang dihatinya...tidak ada ruang dimatanya. Aku semata-mata adalah objek yang cuma wajar untuk diperlakukan sedemikian rupa. Tapi kepedihan itu aku tidak dapat buang...malah kepedihan itu bertapak ..kekal dalam jiwaku...sakit memang sakit, tapi itulah realitinya..Kehilangan dirinya sukar aku gambarkan, sukar aku luahkan dengan ayat atau apa pun...menyentak jiwaku...seluruhnya sehinggakan lenaku terganggu. Impak yang begitu sadis aku rasakan....Namun seperti dulu dan hari-hari sebelumnya aku serahkan pada YANG MAHA ESA...biarlah tuhan yang menentukan....usiaku semakin senja (bakal menjelang 7 Mac) aku tidak ingin kehilangan teman..sahabat...

riana67