Friday, 30 May 2014

Aramaitiii....Kaamatan....Mei yg kelam


Aku tak tahu apa yang harus aku tulis dalam entry kali ini...sedar tak sedar pertengahan 2014 menjelang tiba...hari ini dan esok adalah hari terakhir dalam Mei...bulan yang memberikan aku kebahagian yang cukup indah beberapa tahun lalu...aku menjalani bulan Mei dalam tahun sebelum ini cukup indah..sukar untuk aku luahkan dengan kata-kata kerana kebahagian itu ada dalam hati dan jiwa. Namun berbeza hari ini dan dalam bulan Mei kali ini...aku seperti kehilangan semuanya...kosong dan kosong...bahkan seperti kata seseorang yang ada dalam hidupku bahawa tak ada sentuhan yang boleh memberikan makna dalam perjalanan kami bersama...ehehhehehhe....yes..aku akur dengan apa yg dia luahkan..tetapi..kenapa selepas dia meluahkan kata-kata itu dia gagal membuktikan apa yang telah dikatakan..kenapa kata-kata tersebut tidak dikotakan...dimana silapnya..salahku atau salah siapa? begitu hatiku terluka...terluka buat kesekian kalinya...mungkin aku hadir dalam dunia ini cuma untuk menikmati kelukaan dari lelaki yang ada dalam hidupk...fuhhhh...otakku jadi negertive bila memikirkan semuanya...

 23 Mei lepas aku kembali ke tanah tumpah darahku..kembali ke negeriku..Sabah..negeri yang tercantik bagiku ...negeri yang terindah dalam Malaysia..aku bangga aku lahir dan datang dari negeri ini...Kepulangan yang orang lain tak tahu, termasuk lelaki yang bernama suamiku (kalau pun kami masih berstatus suami isteri). Setiba di terminal udara (hehheh..aku guna bahasa Indonesia pula), aku call anak bujangku yang bungsu agar menjemputku...semua hairan kenapa aku balik tanpa pengetahuan mereka. Biarlah..janji aku sudah berada dalam lingkungan mereka. Anak bertanya...'kenapa bukan pakcik Mahrin yang ambil mama'..soalan yang aku sudah agak..aku cuma jawab ' dia banyak kerja dan urusan dengan bini-bininya'...dengan selambah anakku mengulas kata-kataku...' itulah mak..mama tahu dia banyak bini..ramai anak..mau juga dgn dia...tak tahu apa istimewanya dia' aku memang sakit hati bila orang lain berkata demikian...apa lagi kata-kata itu keluar dari mulut anak yang aku lahirkan sendiri....tetapi aku ignore...abaikan..bagiku apa yang diungkapkan oleh anakku ada benarnya dan aku harus telan komen anakku dgn lapang dada...tanpa prasangka. yelah....aku telah melihat semua jurang dan risiko yang ada dihadapanku tetapi aku masih ingn menempuh semua itu demi sebuah cinta yang entahlah...bagaimana aku ingin nyatakan...beberapa hari aku berada di kampungku..menguruskan semua rumah-rumahku yang ada..menguruskan semua apa yang perlu...suami call dan bertanya aku berada di mana..(sebelum ini aku ada memberitahu dia apa yang ingin aku lakukan..plan aku..tetapi dia memberikan hint yang mengecewakan)...so..aku adalah bukan pembohong kelas kakap..cuma terkadang aku harus membohong bila aku dalam situasi yang tidak mengizinkan..aku bagi tahu yang aku ada di Tawau..kampungku...mmm..so aku cakap ..'nak jumpa sayake?'....dia membalas...'hari ini mungkin tidak sempat'..so.. aku menjawab dengan pantas kalau begitu..'tak apalah..esok-esoklah bila kamu free'...ye dia menjawab...'esoklah..' dan aku faham esok hari apa....... 

27 Mei 2014 - Aku melangkahkan kaki ke bumi Lahad Datu...daerah suamiku...aku bersama dengan anak bujangku..sengaja aku miminta anak menghantarku agar aku tidak berjalan berseorangan...agak lewat aku tiba di Lahad Datu....belum sempat aku chek in di hotel yang sudah menjadi langganan tetapku...suami call dan bertanya lokasiku...seperti biasa aku memberi tahu yang sebenarnya.....selang beberapa minit dia call lagi...mmmm...aku jadi stress dengan sikapnya...(anakku pergi solat maqrib ketika itu)...dia marah...marah dan marah...'kenapa dia memperlakukan aku sedemikian?' tanyaku dalam hati...tanpa sedar ..hatiku begitu tersentuh dengan sikapnya...aku call dia...kami perang...perang untuk sekian kalinya...seperti biasa..dia dengan ego menyalahakan aku semua...'SALAHKU?' ok..fine..aku mengaku salah semua (mengingat bahawa pada hari tersebut adalah hari jadinya (27 Mei)......lagi pun mengalah bukan bererti kalah...prinsip yang aku belajar sejak dulu)...aku mohon maaf...mohon segalanya...dan meminta dia datang jumpa aku...agak lewat dia datang..dengan sikapnya yang memang kasar sejak aku kenal dia...dia membaling sesuatu diatas katil..aku buat tak tahu dan buat bodoh..aku tidak hairan dengan sikap panas baran yang dia ada...aku mendiamkan diri...membisu tanpa kata..dia duduk dibucu katil tanpa kata...selang beberapa puluh minit..(mungkin dalam 30minit) aku tersentak dan tersedar...bagaimana pun aku masih isterinya..aku masih harus bersikap baik dan patuh padanya..bukankah syurga itu dibawah tapak kaki suami..lantas aku tinggalkan laptop dan tab samsungku dan pergi kepadanya...mencium tangannya tanda meminta maaf (juga kebiasaanku pada seorang suami bila suamiku balik dari luar)...memeluknya..walau pun dia tidak memelukku...hehheh..semuanya aku yang lakukan dulu..dia tak ada reaksi dengan apa yang aku lakukan...bagaikan patung tanpa kata..aku sabarkan hatiku...bagiku..semua ini tuhan mencobaku..mungkin ada hikmanya.....selepas itu aku kembali pada laptop dan tab samsungku....dia tertidur dengan pakaian yang dia ada (atau mungkin dia pura-pura tidur..kerana aku menyedari dia asyik bolak balik diatas katil) aku buat tidak tahu apa yang dia lakukan...aku melayan blogku...facebookku..dan sebagainya...jam 2 pagi aku baru naik katil...dan aku tahu dia tak tidur....ehhehehe....jahatkan aku....membiarkan dia...aku tahu aku berdosa padanya...tetapi aku harus mengajar dia untuk menghargai seorang perempuan sepertiku....malam itu berlalu dengan kosong dan aku lelap tanpa sentuhan darinya...jauh sekali aku ingin menyentuhnya...rasanya aku tidak ada gairah langsung padanya....Awal pagi (subuh) dia terbangun dengan panggilan dari isterinya...entahlah isterinya yang keberapa...hehhe.. aku malas ambil tahu dan tak ingin tahu pun..aku mendiamkan diri dalam selimutku (maklumlah sejuk dgn pendingin udara yang begitu kuat) pura-pura tidur tanpa memperdulikan dia...'Aku balik dulu...'....katanya...simple aku jawab ' mmmm...k..'...dia datang dekatku...tiba-tiba memelukku...mencium dahiku..lama dia lakukan..memelukku dengan erat...mencium dahiku...tetapi aku adalah zutriani yang tak pernah hipokrit dengan diri sendiri..tanpa sedar..ketika dia memelukku....ketika dia mencium dahiku...aku teringat pada seseorang...aku teringat pada MAR (lelaki ini hadir pula dalam saat begitu), aku teringat ketika dia mencium dahiku. Bodohnya aku...kenapa aku teringat dia....'bila ko balik' tanyanya padaku.....'hari ini kot' aku menjawab.....'jangan balik...'...aku kena balik..aku tak ada duit bayar bilik '..aku bayar nanti..tunggu aku datang..'..ok ..' ..aku menunggunya seharian...dan dalam tempoh menunggunya..dia beberapa kali call... (sikapnya memang begitu bila dia memujukku) namun tanpa kata maaf darinya......

Beberapa hari meluangkan masa bersamanya..menghabiskan Mei...mengharapkan yang indah dalam hati dan jiwa..namun aku gagal memperolehinya..jauh sekali marasakannnya...sembang dengannya dengan hati yag kosong dan mengelamun..bahkan terkadang..aku tidak tahu apa yang tengah diperkatakannya...seringkali aku bertanya berulang kali apa yang dia maksudkan.....begitulah aku menjalani kehidupanku bersamanya dalam beberapa hari...aku cuma melayan blogku..dunia maya yang telah menjadi teman setiaku sejak dulu...dan pagi ini...aku masih merasakan bahawa aku dan dia memang tidak serasi..bahkan mungkin tidak boleh bersama lagi...(hatiku telah terluka) dan aku telah nyatakan apa yang ada dalam jiwaku...biarlah...biarlah....dulu cintaku padanya menggebu-gebu..bahkan cinta itu masih ada dalam jiwa namun aku tidak merasakanya...maafkan aku bila semua ini adalah salahku...biarlah cinta itu tersimpan dalam memori....kami mungkin tidak sesuai jadi suami isteri...lebih sesuai jadi kawan...apa pun aku serahkan pada tuhan bagaimana dia mengatur perjalananku bersamanya....
riana67

No comments: